PERKEMBANGAN DAN HARAPAN DIMASA DEPAN
Pertahanan sipil atau Civil defence telah diterapkan di sebagian besar negara berdaulat, keberadaan
dan perannya sangat menonjol dalam mengantisipasi berbagai permasalahan yang
dihadapi rakyat, terutama diarahkan kepada upaya mengatasi dan membantu korban
bencana dan keadaan darurat sebagai bentuk bantuan kemanusiaan. Konsep awal yang digunakan oleh
negara-negara tersebut adalah melindungi masyarakat sipil dari bencana perang
dimana kemungkinan timbul korban sipil baik jiwa maupun harta benda dalam
jumlah besar. Setelah berakhirnya
perang dingin, pertahanan sipil (hansip) memiliki tujuan yang lebih luas dan terfokus
untuk menghadapi keadaan darurat dan bencana secara umum, sehingga konsep operasi
kekuatan hansip berkembang dengan menyelenggarakan program dalam kegiatan menejemen krisis,
menejemen darurat, kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat, rencana menghadapi
kontijensi, pelayanan kedaruratan dan perlindungan
rakyat yang diarahkan kepada kegiatan penyelamatan hidup, meminimalkan kerusakan/kehancuran
terhadap properti dan mengelola kesinambungan produksi industri pada saat
terjadi serangan musuh ( dalam situasi perang).